PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 23 April 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami rebound terbatas pada perdagangan Senin, 20 April 2026. Meskipun pasar masih berada di zona koreksi, beberapa analis menilai terdapat ruang bagi penguatan singkat yang dapat dimanfaatkan investor dengan seleksi saham yang tepat.
Menurut riset PT MNC Sekuritas, IHSG saat ini berada pada akhir wave [iv] di label hitam atau pada akhir wave [a] dari wave B di label merah. Kondisi tersebut menandakan bahwa pergerakan selanjutnya berisiko berlanjut ke arah koreksi, namun area terdekat yang akan diuji adalah rentang 7.245–7.447. Pada sisi bullish, indeks diperkirakan dapat menguji level 7.580–7.601 dalam jangka pendek sebelum kembali menghadapi level resistensi utama di 7.700 dan 7.861.
PT Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan bahwa IHSG berada di zona support penting antara 7.500 dan 7.850. Bila dukungan tersebut tetap kuat, potensi rebound terbatas menjadi lebih realistis. Namun, tekanan jual masih cukup signifikan, terutama setelah penurunan 0,46% pada hari Selasa (21/4) yang menurunkan IHSG ke 7.559.
Berikut rangkuman level teknikal yang menjadi acuan utama para analis:
- Support utama: 7.488, 7.351
- Support tambahan: 7.245–7.447
- Resistance utama: 7.700, 7.861
- Resistance jangka pendek: 7.580–7.601
Dengan konteks teknikal tersebut, para analis sekuritas menyarankan beberapa saham yang memiliki fundamental kuat dan berada dalam zona oversold, sehingga cocok untuk strategi “buy on weakness”. Rekomendasi utama meliputi:
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) – Buy on Weakness
- PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) – Buy
- PT Timah Tbk (TINS) – Buy
- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) – Buy
- PT Petrosea Tbk (PTRO) – Buy
- PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) – Buy
- PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) – Buy on Weakness
- PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) – Buy on Weakness
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Buy on Weakness
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) – Speculative Buy
Penekanan pada saham-saham di atas didasarkan pada analisis grafik harian yang menunjukkan pola pembalikan harga, volume perdagangan yang meningkat, serta dukungan fundamental seperti pertumbuhan laba bersih dan prospek sektor. Misalnya, Barito Pacific (BRPT) yang bergerak di sektor energi dan infrastruktur menunjukkan sinyal bullish pada indikator RSI yang berada di zona oversold, sementara Timah (TINS) memperoleh keuntungan dari permintaan logam dasar yang stabil.
Investor juga diingatkan untuk memperhatikan faktor makroekonomi yang dapat memengaruhi sentimen pasar, antara lain keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia, data inflasi, serta pergerakan nilai tukar rupiah. Pada minggu ini, volatilitas diperkirakan tetap tinggi mengingat adanya penyesuaian portofolio global terkait penilaian MSCI yang berpotensi menurunkan eksposur pada saham-saham Indonesia.
Secara keseluruhan, meskipun IHSG berada dalam fase koreksi, peluang rebound terbatas pada Senin memberikan peluang bagi investor yang siap menyiapkan posisi di saham-saham undervalued. Kunci keberhasilan terletak pada disiplin manajemen risiko, pemilihan entry point yang tepat di sekitar level support, serta pemantauan berita ekonomi secara real time.
Dengan menggabungkan analisis teknikal, fundamental, dan sentimen pasar, investor dapat menyusun strategi yang seimbang antara potensi upside dan perlindungan downside. Pergerakan indeks pada Senin nanti akan menjadi indikator penting apakah pasar masih berada dalam fase koreksi atau mulai menguat kembali secara terkontrol.
