PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 03 Mei 2026 | PT Pertamina (Persero) kembali menegaskan pentingnya penggunaan barcode atau QR code saat membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di SPBU. Kebijakan ini bertujuan memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran sekaligus mempercepat layanan. Namun, tidak sedikit pengguna yang mengalami situasi di mana barcode MyPertamina mereka tiba‑tiba tidak dapat dipindai karena dihapus atau data berubah. Artikel ini memberikan panduan lengkap cara daftar ulang barcode BBM subsidi tanpa menimbulkan kepanikan.
Berikut adalah rangkaian langkah yang dapat diikuti secara daring melalui portal resmi Pertamina. Semua prosedur dapat diselesaikan dalam hitungan menit asalkan data pribadi seperti NIK, email, dan kata sandi masih aktif.
- Buka peramban web dan akses situs
subsiditepat.mypertamina.id. - Masuk ke akun dengan memasukkan NIK atau alamat email serta kata sandi yang telah terdaftar sebelumnya.
- Setelah berhasil masuk, pada halaman utama pilih menu Lihat Kode QR.
- Klik tombol Reset Kode QR. Perlu diingat, proses reset hanya dapat dilakukan satu kali dalam 24 jam.
- Centang kotak konfirmasi yang bertuliskan “Saya yakin untuk mereset kode QR”.
- Tekan tombol Buat kode QR baru dan tunggu hingga sistem menghasilkan kode baru.
- Setelah selesai, Anda dapat men-download atau mengambil screenshot QR code tersebut. Simpan dalam folder yang mudah diakses untuk keperluan pembelian BBM di SPBU.
Penting untuk memastikan bahwa QR code yang baru telah tersimpan dengan jelas, karena petugas SPBU akan memindai kode tersebut pada saat transaksi. Jika terjadi kegagalan pemindaian, biasanya disebabkan oleh kualitas gambar yang buram atau pencahayaan yang kurang saat proses scanning.
Berikut beberapa tips tambahan untuk menghindari masalah saat menggunakan barcode MyPertamina:
- Perbarui data pribadi secara berkala: Pastikan nomor telepon dan email masih aktif, sehingga notifikasi reset dapat diterima.
- Gunakan perangkat dengan kamera yang tajam: Smartphone dengan kamera resolusi tinggi akan memindai QR code lebih akurat.
- Jaga kebersihan layar: Kotoran atau goresan pada layar dapat mempengaruhi kualitas pemindaian.
Jika setelah mengikuti langkah‑langkah di atas barcode masih tidak dapat dipindai, pengguna dapat menghubungi layanan pelanggan Pertamina melalui call center 147 atau mengunjungi kantor cabang terdekat untuk verifikasi manual. Petugas akan membantu memvalidasi identitas dan, bila perlu, membuatkan QR code baru secara langsung.
Penggunaan barcode MyPertamina tidak hanya mempermudah proses pembayaran, tetapi juga membantu pemerintah memantau distribusi BBM subsidi secara real‑time. Dengan sistem ini, potensi penyalahgunaan atau penyaluran yang tidak tepat dapat diminimalisir.
Secara keseluruhan, proses daftar ulang barcode tidak rumit selama pengguna mengikuti prosedur resmi dan memperhatikan detail teknis. Dengan kesiapan data yang terkelola dengan baik, konsumen dapat kembali menikmati BBM subsidi tanpa harus antri lama atau khawatir barcode tidak berfungsi.
Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat menghindari kepanikan saat barcode dihapus dan tetap dapat mengisi BBM subsidi secara lancar. Pertamina terus berkomitmen menyediakan layanan digital yang handal demi kepuasan masyarakat.
