PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 04 Mei 2026 | Pada Selasa, 3 Mei 2026, Real Betis berhasil menaklukkan Real Oviedo dengan skor telak 3-0 di Estadio de La Cartuja, Sevilla. Pertandingan lanjutan Jornada 34 LaLiga ini menegaskan kembali ambisi tim asuhan Manuel Pellegrini untuk menguatkan posisi di zona lima klasemen, sementara Guillermo Almada berjuang keras agar timnya menghindari zona degradasi.
Berawal dari susunan pemain, Betis menurunkan formasi 4-3-3 dengan Álvaro Valles di gawang, lini belakang diisi Héctor Bellerín, Diego Llorente, Natan dan Ricardo Rodríguez. Di tengah, trio Gio Lo Celso, Sofyan Amrabat dan Pablo Fornals berperan sebagai penghubung, sementara lini serang mengandalkan Antony, Cucho Hernández dan Abde Ezzalzouli. Sisi Oviedo menampilkan formasi 4-4-2 dengan Aarón Escandell di gawang, pertahanan terdiri dari Nacho Vidal, David Costas, Dani Calvo dan Javi López. Di tengah, Ilyas Chaira, Nicolás Fonseca, Santiago Colombatto dan Thiago Fernández mengisi lini tengah, sementara Alberto Reina dan Federico Viñas menempati posisi penyerang.
Babak pertama berjalan dengan intensitas tinggi. Betis menekan sejak menit pertama, namun Oviedo sempat menciptakan peluang melalui serangan sayap kanan Chaira. Pada menit ke-22, Cucho Hernández membuka keunggulan Betis setelah menerima umpan silang dari Fornals, lalu mengeksekusi tendangan keras ke sudut kanan atas gawang Aarón. Gol pertama tersebut memberi semangat lebih bagi tim tuan rumah.
Tak lama berselang, pada menit ke-45, Abde Ezzalzouli menambah keunggulan Betis. Setelah menerima umpan pendek dari Antony, ia menembak dengan kaki kanan ke sudut bawah kiri gawang, melewati reaksi cepat kiper Oviedo. Gol kedua ini menegaskan dominasi Betis menjelang jeda istirahat.
Di babak kedua, Real Betis tetap menguasai alur permainan. Pada menit ke-58, Cucho kembali mencetak gol kedua untuk timnya. Kali ini ia menerima umpan silang dari Lo Celso, menanduk bola dengan kaki kiri, dan menempatkannya tepat di sudut kanan gawang, menutup skor menjadi 3-0.
Selama pertandingan, terdapat satu insiden kontroversial yang menjadi sorotan. Pada menit ke-39, Amrabat melakukan serangan ke area penalti Oviedo dan tampak menjatuhkan Thiago Fernández. Namun, wasit Adrián Cordero Vega memutuskan tidak memberi penalti, mengklaim bola berada di luar area. Keputusan ini menuai protes dari pelatih Almada, yang menilai keputusan tersebut tidak adil.
Statistik pertandingan menunjukkan Betis menguasai penguasaan bola sebesar 58% dengan 15 tembakan ke gawang, 7 di antaranya tepat sasaran. Oviedo hanya mampu menghasilkan 6 tembakan dengan 2 tepat sasaran. Dari segi kartu, tidak ada pemain yang menerima kartu kuning atau merah, menandakan pertandingan tetap berjalan bersih dari tindakan keras.
Setelah pertandingan, Manuel Pellegrini mengapresiasi penampilan timnya, terutama ketajaman Cucho Hernández yang menjadi “MVP”. “Kami menunjukkan kualitas kami di rumah. Tiga gol tanpa kebobolan sangat penting untuk memperkuat posisi kami di puncak klasemen,” ujar Pellegrini dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Sementara itu, Guillermo Almada menegaskan pentingnya tetap berjuang. “Kekalahan ini menyakitkan, namun kami harus bangkit dan mencari poin selanjutnya. Tim kami belum menyerah, kami masih punya banyak pertandingan untuk memperbaiki posisi kami,” kata Almada.
Dengan hasil ini, Real Betis meningkatkan total poinnya menjadi 53 dan menempati posisi kelima, hanya selisih tiga poin dari Real Sociedad yang berada di posisi keempat. Di sisi lain, Real Oviedo tetap berada di urutan terakhir dengan 28 poin, terpaut delapan poin dari zona aman dan hanya memiliki dua belas poin yang tersisa untuk mengamankan tempat di LaLiga.
Berikut adalah rangkuman susunan pemain kedua tim dalam bentuk tabel:
| Tim | Pemain |
|---|---|
| Real Betis | Valles, Bellerín, Llorente, Natan, Rodríguez, Lo Celso, Amrabat, Fornals, Antony, Cucho Hernández, Abde Ezzalzouli |
| Real Oviedo | Escandell, Vidal, Costas, Calvo, López, Chaira, Fonseca, Colombatto, Thiago Fernández, Reina, Viñas |
Ke depan, Real Betis akan melanjutkan perjuangannya sebagai tamu melawan Real Sociedad, sementara Real Oviedo harus berusaha mengumpulkan poin melawan Getafe untuk menghindari degradasi. Pertandingan ini memperlihatkan kontras tajam antara ambisi Eropa Betis dan perjuangan bertahan Oviedo, menegaskan betapa pentingnya setiap poin di sisa musim LaLiga 2026.
