PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 07 Mei 2026 | Sebuah pesawat tanker KC-135 milik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) mengalami kehilangan kontak dengan radar saat terbang di atas Qatar. Insiden ini terjadi setelah pesawat tersebut mengirimkan sinyal darurat 7700, yang merupakan kode internasional untuk mengindikasikan keadaan darurat.
Pesawat KC-135 Stratotanker adalah pesawat pengisian bahan bakar udara yang telah menjadi tulang punggung armada tanker AS sejak Perang Dingin. Pesawat ini dikembangkan oleh Boeing pada tahun 1950-an dan mulai beroperasi pada tahun 1957.
Menurut data pelacakan penerbangan, pesawat KC-135 Stratotanker lepas landas dari Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab dan terbang menuju Qatar. Namun, pesawat tersebut menghilang dari layar pelacakan setelah mengirimkan sinyal darurat 7700.
Insiden ini terjadi di saat ketegangan antara AS dan Iran sedang meningkat. Pemerintah AS telah menyalahkan Iran atas serangan baru di Selat Hormuz dan terhadap target di Uni Emirat Arab, namun Iran membantah tuduhan tersebut.
Pejabat pertahanan AS menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran tetap berlaku, namun insiden ini telah memunculkan kekhawatiran bahwa ketegangan dapat semakin memanas. Pemerintah AS telah meningkatkan kehadiran militer di kawasan Timur Tengah sebagai langkah pencegahan.
Pesawat KC-135 Stratotanker akhirnya mendarat dengan selamat, namun detail tentang insiden tersebut masih belum diungkapkan kepada publik. Insiden ini telah menjadi perhatian serius bagi pemerintah AS dan sekutunya, karena dapat mempengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah.
Kehilangan kontak dengan pesawat tanker AS KC-135 ini telah menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan pertahanan udara di kawasan Timur Tengah. Insiden ini juga telah memperkuat kekhawatiran bahwa ketegangan antara AS dan Iran dapat semakin memanas dan berpotensi memicu konflik yang lebih luas.
