PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Mei 2026 | Sukuk, instrumen investasi syariah yang terus berkembang, telah menarik perhatian dari berbagai negara di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, sukuk telah menjadi salah satu pilihan investasi yang populer di kalangan investor yang mencari alternatif investasi yang sesuai dengan prinsip syariah.
Bangladesh Bank baru-baru ini mengeluarkan sukuk dengan total tawaran sebesar Tk5,900 crore dan jangka waktu 7 tahun. Sukuk ini membawa imbalan tahunan sebesar 10,40% dan diterbitkan untuk mendanai proyek konstruksi jalan dan jembatan di pedesaan. Lebih dari 72.000 miliar taka dibidik dalam tawaran ini, menunjukkan minat investor yang sangat tinggi.
Di Indonesia, Kementerian Keuangan juga mengeluarkan Sukuk Tabungan (ST) Seri ST016 dengan dua pilihan tenor, yaitu 2 tahun dan 4 tahun. ST016 ini menawarkan imbalan mengambang yang disesuaikan dengan perubahan BI-Rate setiap tiga bulan sekali, serta imbalan minimal yang menarik. Pembelian ST016 dapat dimulai dengan nominal sebesar Rp1 juta, dan investor dapat memperoleh imbalan bulanan.
Uganda juga berencana mengeluarkan sukuk pertamanya untuk mendanai proyek kereta api. Proyek ini diperkirakan akan menelan biaya sekitar €2,7 miliar, dan sukuk akan menutupi sekitar 15% dari total biaya. Pemerintah Uganda berharap sukuk ini dapat membantu meningkatkan infrastruktur negara dan memacu pertumbuhan ekonomi.
Maybank, salah satu bank terbesar di Malaysia, baru-baru ini juga mengeluarkan sukuk subordinat Tier 2 senilai RM1,2 miliar. Sukuk ini akan digunakan untuk mendanai kegiatan bisnis syariah bank dan memperkuat posisi keuangan bank.
Waskita Karya, perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia, juga membukukan pendapatan usaha sebesar Rp8,82 triliun pada tahun 2025. Perusahaan ini berhasil menurunkan total utangnya sebesar 20,16% menjadi Rp67,1 triliun, dan membayar kupon obligasi dan sukuk senilai Rp707 miliar.
Hal ini menunjukkan bahwa sukuk telah menjadi instrumen investasi yang populer dan efektif dalam mendanai berbagai proyek dan kegiatan bisnis syariah. Dengan imbalan yang menarik dan prinsip syariah yang terjaga, sukuk membawa harapan bagi investor yang mencari alternatif investasi yang sesuai dengan nilai-nilai mereka.
Kesimpulan, sukuk telah membuktikan diri sebagai instrumen investasi yang handal dan berkelanjutan, membawa manfaat bagi investor dan penerbit serta mendukung pertumbuhan ekonomi. Dengan terus berkembangnya industri sukuk, diharapkan akan semakin banyak proyek dan kegiatan bisnis syariah yang dapat didanai, sehingga membawa dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian secara keseluruhan.
