PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 09 Agustus 2026 | Kebakaran KM Mutiara Sentosa II yang terjadi di perairan Sumenep, Jawa Timur, telah menewaskan lima orang dan melukai beberapa lainnya. Insiden ini telah memicu evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan pelayaran di Indonesia.
Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menilai bahwa kejadian ini harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi sistem keselamatan transportasi laut secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa persoalan keselamatan pelayaran tidak cukup hanya melihat kondisi kapal, tetapi juga harus menyentuh kesiapan sistem pencarian dan pertolongan (SAR), pengawasan pelabuhan, hingga sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Penanganan pascakecelakaan sejauh ini berjalan cukup baik, terutama terkait pelayanan kepada korban dan pemberian santunan. Namun, masih perlu dilakukan evaluasi menyeluruh untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Kementerian Perhubungan telah mengaudit sistem manajemen keselamatan operator KMP Mutiara Sentosa II sebagai langkah evaluasi menyeluruh pascainsiden kebakaran. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Muhammad Masyhud, menyatakan bahwa evaluasi ini dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
Operator PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) telah diperiksa oleh KSOP Tanjung Perak sejak Selasa, 4 Agustus 2026. Namun, hasil pemeriksaan tersebut belum diumumkan secara resmi.
KSOP Tanjung Perak telah memanggil operator PT ALP untuk menjalani audit terhadap penerapan Sistem Manajemen Keselamatan. Langkah pengawasan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan kejadian serupa di masa mendatang.
Operasi SAR khusus dalam penanganan kedaruratan KMP Mutiara Sentosa II telah resmi dialihkan menjadi operasi rutin kesiapsiagaan yang dikendalikan oleh Kantor SAR Surabaya.
Dalam kesimpulan, kebakaran KM Mutiara Sentosa II telah menewaskan lima orang dan melukai beberapa lainnya. Insiden ini telah memicu evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan pelayaran di Indonesia. Kementerian Perhubungan telah mengaudit sistem manajemen keselamatan operator KMP Mutiara Sentosa II sebagai langkah evaluasi menyeluruh pascainsiden kebakaran.
