PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 05 Juli 2026 | Kenaikan pangkat dalam institusi kepolisian merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh banyak anggota. Baru-baru ini, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaksanakan upacara kenaikan pangkat bagi 41.578 personel Polri, termasuk 87 perwira tinggi yang naik pangkat.
Empat di antaranya, yaitu Helmy Santika, Mulia Hasudungan Ritonga, Gatot Tri Suryanta, dan Rudi Setiawan, resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi atau bintang tiga. Mereka merupakan bagian dari 87 perwira tinggi yang menerima kenaikan pangkat.
Helmy Santika, salah satu dari keempat Komjen Polri baru, memiliki rekam jejak yang panjang. Ia pernah menjabat sebagai Kapolda Gorontalo dan Lampung sebelum dipromosikan menjadi Komjen Polri. Sementara itu, Mulia Hasudungan Ritonga juga memiliki pengalaman yang luas, ia pernah menjabat sebagai Kakorsabhara Baharkam Polri.
Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk kepercayaan dan amanah dari institusi kepada para perwira tinggi. Dengan kenaikan pangkat ini, diharapkan mereka dapat meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat dan memperkuat integritas, profesionalisme, dan kepemimpinan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain kenaikan pangkat, Polrestabes Surabaya juga menggelar bazar pengembalian barang bukti ranmor gratis dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Sebanyak 471 unit kendaraan yang sempat terlibat dalam kecelakaan lalu lintas kini siap diserahkan kembali kepada pemiliknya secara gratis.
Program ini menjadi bagian dari upaya Polrestabes Surabaya untuk memberikan pelayanan maksimal dan transparan kepada masyarakat di hari jadi Polri tersebut. Ratusan kendaraan ini telah melewati proses pendataan dan kini menunggu dijemput oleh pemilik sahnya.
Bazar pengembalian kendaraan ini dijadwalkan berlangsung selama dua minggu, mulai 1 hingga 14 Juli 2026. Bagi warga yang hendak mengambil kendaraannya, diwajibkan membawa persyaratan yang telah ditentukan.
Dengan kenaikan pangkat dan program bazar pengembalian barang bukti, diharapkan Polri dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Polri untuk menjadi institusi yang responsif, humanis, profesional, dan dipercaya masyarakat.
