PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 03 Juli 2026 | Pemadaman listrik di Indonesia masih menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pemerintah. PT PLN (Persero) sebagai penyedia jasa kelistrikan terus berupaya meningkatkan keandalan sistem kelistrikan nasional. Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmono Prasodjo mengatakan bahwa PLN akan menerima tambahan pasokan batu bara sebesar 1,8 juta ton pada Juli 2026 dan 3 juta ton per bulan pada Agustus hingga Desember 2026.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pengembangan kapasitas pembangkit listrik melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025–2034. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian ESDM telah menginstruksikan PT PLN untuk memastikan ketersediaan energi primer sesuai jumlah dan spesifikasi yang dibutuhkan.
Di sisi lain, pemadaman listrik di beberapa daerah seperti Palembang dan Kalimantan Tengah masih terjadi. PLN ULP Ampera akan melakukan pemeliharaan jaringan listrik pada Jumat (3/7/2026) yang akan mempengaruhi beberapa wilayah di Palembang. Sementara itu, di Kalimantan Tengah, pemadaman listrik bergilir telah berlangsung lebih dari sepekan, menyebabkan keluhan dari masyarakat, terutama pelaku usaha.
Untuk mengatasi masalah ini, PLN perlu terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan memastikan ketersediaan energi primer yang cukup. Dengan demikian, diharapkan pemadaman listrik dapat diminimalkan dan masyarakat dapat menikmati layanan kelistrikan yang stabil dan berkelanjutan.
Kesimpulan dari upaya PLN dan pemerintah untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan nasional adalah langkah yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan kelistrikan di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat menikmati layanan kelistrikan yang stabil, efisien, dan berkelanjutan.
