Kronologi Pemukulan Bro Ron: Dari Mediasi Gaji hingga Laporan Balik

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 07 Mei 2026 | Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A Sinaga alias Bro Ron, menjadi korban pemukulan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Peristiwa ini terjadi saat Bro Ron mendampingi karyawan PT SKS yang ingin melakukan audiensi dengan pihak firma hukum Michael, Putra & Partners.

Menurut Bro Ron, audiensi tersebut berawal dari niat karyawan PT SKS untuk menuntut gaji yang belum dibayarkan. Namun, situasi menjadi panas ketika tiga orang tak dikenal muncul dan mengaku sebagai pihak keamanan gedung, meminta semua orang keluar dari gedung.

Baca juga:

Ketegangan berakhir dengan aksi kekerasan yang dilayangkan kepada Bro Ron. Pihak kepolisian telah menangkap dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian tersebut.

Namun, kini terduga pelaku pemukulan melaporkan balik Bro Ron ke polisi. Pelaporan itu atas nama Muhammad Rizal Berhet, teregister dengan nomor LP/B/34/V/2026/SPKT Polsek Metro Menteng, tertanggal 4 Mei 2026.

Baca juga:

Menurut Rizal, dia melaporkan Bro Ron atas dugaan penganiayaan dengan pasal 466 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Rizal juga menyebutkan Bro Ron melontarkan kalimat makian terhadapnya yang bernada rasis.

Bro Ron membantah tuduhan rasis tersebut dan menjelaskan bahwa dia ikut datang ke audiensi lantaran pihak MPP yang ingin ditemui karyawan PT SKS merupakan kawan lamanya. Namun, Bro Ron justru menjadi korban pemukulan dari pihak yang mengaku sebagai keamanan kantor MPP.

Baca juga:

Insiden ini memasuki babak baru dengan adanya laporan balik dari terduga pelaku. Polisi masih terus menyelidiki kasus ini untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian tersebut.

Kesimpulan, insiden pemukulan Bro Ron memasuki babak baru dengan adanya laporan balik dari terduga pelaku. Polisi terus menyelidiki kasus ini untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *