PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 06 Juni 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) baru-baru ini mengalami perubahan kepemimpinan dengan ditunjuknya Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN. Sebelumnya, Nanik dikenal sebagai Wakil Kepala BGN sejak 2025. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, termasuk gelar Magister Ilmu Kehutanan dari Universitas Gadjah Mada.
Program Magister Ilmu Kehutanan UGM mempelajari manajemen hutan, konservasi, hingga teknologi hasil hutan dengan pendekatan multidisiplin berbasis riset dan pembelajaran berpusat pada mahasiswa. Lulusan Ilmu Kehutanan memiliki prospek karier luas di bidang akademik, penelitian, pemerintahan, industri kehutanan, serta organisasi lingkungan nasional maupun internasional.
Namik S. Deyang mengawali kariernya sebagai jurnalis sebelum dikenal sebagai Wakil Kepala BGN. Ia merupakan lulusan Sarjana Biologi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Dengan pengalaman dan pendidikan yang luas, Nanik diharapkan dapat membawa perubahan positif di BGN.
Di samping itu, terdapat kasus korupsi yang melibatkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Mereka ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis pada BGN. Kejaksaan Agung menahan ketiganya karena diduga menyalahgunakan kewenangan dalam proses verifikasi calon mitra melalui portal BGN.
Lodewyk Pusung, salah satu tersangka, memiliki kekayaan yang cukup besar, dengan total harta mencapai Rp 60,54 miliar. Ia memiliki 28 tanah dengan nilai sekitar Rp 58 miliar. Kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan transparansi dalam pengelolaan program pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk dua Wakil Kepala BGN baru, yaitu Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono. Agustina akan ditugaskan untuk mengaudit tata kelola dan keuangan BGN, sedangkan Mayjen Trenggono akan membantu dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah menyetujui pengunduran diri Mayjen Trenggono dari dinas militer untuk fokus pada tugas barunya di BGN. Kepala BGN Nanik S. Deyang menegaskan bahwa fokus lembaga adalah pada evaluasi tata kelola, efektivitas program Makan Bergizi Gratis, serta peningkatan kualitas dan keamanan layanan di seluruh SPPG.
Dalam kesimpulan, perubahan kepemimpinan di BGN dan kasus korupsi yang melibatkan mantan pejabat BGN menunjukkan bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam pengelolaan program pemerintah. Dengan kepemimpinan baru dan penunjukan Wakil Kepala BGN yang kompeten, diharapkan BGN dapat meningkatkan kinerja dan transparansi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
