PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 05 Mei 2026 | Pertandingan pekan ke-35 Liga Inggris 2025/2026 antara Everton dan Manchester City berlangsung di Goodison Park pada Selasa, 5 Mei 2026 dini hari WIB. Kedua tim menyuguhkan pertarungan sengit yang berujung pada skor akhir 3-3, menambah ketegangan di papan atas klasemen.
Babak pertama didominasi Manchester City. Pada menit ke-43, Jeremy Doku membuka keunggulan The Citizens dengan tendangan melengkung yang menancap di pojok kiri atas gawang Jordan Pickford. Gol tersebut menjadi satu-satunya skor pada babak pertama, memberikan City keunggulan tipis 1-0.
Masuk babak kedua, Everton bangkit dengan agresif. Thierno Barry menjadi ancaman utama di lini serang, mencetak gol balasan pada menit ke-68 setelah memanfaatkan back‑pass Marc Guehi yang berantakan. Barry menambah satu lagi pada menit ke-81, memperlebar keunggulan Toffees menjadi 2-1. Tak lama kemudian, Jake O’Brien menambah gol ketiga Everton melalui sundulan dari situasi tendangan pojok pada menit ke-73, menjadikan skor 3-2 untuk Everton.
Manchester City tidak menyerah. Pada menit ke-83, Erling Haaland berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Rayan Cherki. Namun, tekanan tetap tinggi dan pada menit tambahan pertama babak kedua (90+7), Jeremy Doku kembali menorehkan gol penentu, menembus jaringan gawang Pickford untuk menutup skor menjadi 3-3. Gol ini sekaligus menjadi penyelamat wajah The Citizens di mata pelatih Pep Guardiola.
Dari segi taktik, City menguasai penguasaan bola sekitar 76 persen pada babak pertama, namun efektivitas mereka terbatas karena pertahanan Everton yang disiplin. Everton menampilkan tekanan tinggi di lini tengah, dengan Kiernan Dewsbury‑Hall dan Iliman Ndiaye berperan sebagai penghubung. Di sisi lain, City mengandalkan kecepatan Rayan Cherki dan ketajaman Haaland di kotak penalti.
Klasemen Liga Inggris pun terpengaruh. Dengan hasil imbang ini, Manchester City tetap berada di posisi kedua dengan 70 poin, namun masih tertinggal lima poin dari pemimpin Arsenal. Sementara Everton, yang kini mengoleksi 47 poin, tetap berada di zona Liga Champions meski jarak mereka ke posisi 5 besar semakin tipis.
Pep Guardiola mengapresiasi semangat timnya meski tidak berhasil meraih kemenangan. Ia menyebut Doku sebagai pemain yang “menunjukkan ketenangan di momen krusial”. Di pihak Everton, pelatih David Moyes menilai penampilan timnya positif, khususnya kerja keras lini pertahanan yang berhasil menahan serangan City selama lebih dari satu jam.
Berikut susunan pemain yang digunakan pada laga tersebut:
| Everton (4‑2‑3‑1) | |
|---|---|
| Jordan Pickford | Gianluigi Donnarumma (Manchester City) |
| Jake O’Brien | Matheus Nunes |
| James Tarkowski | Abdukodir Khusanov |
| Michael Keane | Marc Guehi |
| Vitaliy Mykolenko | Nico O’Reilly |
| James Garner | Bernardo Silva |
| Idrissa Gueye | Nico Gonzalez |
| Iliman Ndiaye | Antoine Semenyo |
| Kiernan Dewsbury‑Hall | Rayan Cherki |
| Harrison Armstrong | Jeremy Doku |
| Beto | Erling Haaland |
Dengan tiga laga tersisa, Manchester City masih memiliki peluang untuk menutup jarak dengan Arsenal dan merebut kembali puncak klasemen. Sementara Everton harus mempertahankan konsistensi untuk tetap bersaing di zona Eropa. Pertandingan ini memperlihatkan betapa tipisnya margin antara kemenangan dan hasil imbang di level tertinggi Premier League.
