Genoa vs Como: Analisis Taktik, Kondisi Pemain, dan Dampak Kemenangan Como di Serie B 2025/26

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 28 April 2026 | Sabtu, 2 Mei 2026, Stadion Luigi Ferraris menjadi saksi konfrontasi sengit antara Genoa dan Como dalam laga Serie B yang berakhir dengan kemenangan 0-2 untuk tim tamu. Kemenangan ini tidak hanya menambah tiga poin penting bagi Como, tetapi juga memicu evaluasi mendalam dari pihak pelatih Genoa, Ivan De Rossi, terkait taktik, kondisi pemain, serta strategi ke depan.

Menurut laporan latihan di pusat olahraga “Signorini” di Pegli, De Rossi mengungkapkan bahwa kiper senior Justin Bijlow mengalami cedera pada babak pertama melawan Como namun tidak menunjukkan masalah fisik pada pemeriksaan instrumen. “Tidak ada masalah fisik yang terdeteksi,” tegas De Rossi, menambahkan bahwa Bijlow tetap dipantau secara ketat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Baca juga:

Selain Bijlow, beberapa pemain lain juga berada dalam status pengawasan. Lorenzo Baldanzi dan Samuel Ekuban masih menjalani program rehabilitasi khusus, sementara Kyle Norton-Cuffy menunjukkan kemajuan positif dalam sesi latihan teknis. De Rossi menekankan pentingnya memperhatikan kebugaran mereka menjelang pertandingan selanjutnya.

Pada hari pertandingan, De Rossi memutuskan untuk mengimplementasikan formasi 4-4-2, berlawanan dengan formasi 3-5-2 yang ia gunakan pada pertandingan sebelumnya melawan Cagliari. Keputusan ini didorong oleh keinginan untuk menyeimbangkan lini pertahanan setelah kepergian Bijlow pada menit awal dan memanfaatkan kecepatan sayap dalam serangan balik.

Sementara itu, pelatih rival, Maurizio Palladino, yang saat itu melatih tim lain, diperkirakan akan mengkonfirmasi posisi penyerang Scammacca setelah ia mencetak dua gol melawan Cagliari. Namun, pada laga Genoa vs Como, fokus utama tetap pada penilaian kembali formasi defensif serta pemilihan pemain pengganti untuk menutup kekosongan di gawang.

Baca juga:

Penampilan pemain muda menjadi sorotan utama. Alexsandro Amorim, pemain asal Brasil yang baru bergabung, mendapat pujian karena tekanan tinggi dan kemampuan menembus pertahanan lawan. Meskipun masih berusia muda, Amorim berhasil menampilkan kecepatan, kerja keras, dan visi permainan yang dapat menjadikannya playmaker potensial bagi Genoa.

Selain Amorim, Otoa, yang kembali dari bangku cadangan, menunjukkan ketangguhan mental meskipun terhenti pada gol Douvikas yang menjadi penentu kemenangan Como. De Rossi mencatat bahwa Otoa membutuhkan lebih banyak menit bermain untuk mengasah intuisi di lapangan.

Di sisi Como, taktik menyerang yang terstruktur dan eksekusi yang tepat menjadi kunci. Tim mengandalkan pressing tinggi dan transisi cepat, memaksa Genoa kesulitan mengendalikan bola di zona pertahanan. Keberhasilan mereka mencetak dua gol pada babak pertama memberikan tekanan psikologis yang signifikan kepada Genoa.

Baca juga:

Berita lain yang mengemuka adalah spekulasi mengenai transfer Nico Paz. Media Italia menyoroti kemungkinan Paz bergabung dengan Como-Napoli, mengingat performanya yang masih dipulihkan setelah cedera saat melawan Genoa. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, nama Paz muncul dalam beberapa rumor transfer musim ini.

Jadwal latihan setelah pertandingan meliputi sesi defisitasi bagi sebagian pemain, sementara kelompok lainnya menjalani latihan beban di gym, kerja teknis, serta pertandingan internal dengan kehadiran beberapa pemain Primavera. De Rossi menegaskan bahwa program latihan ini bertujuan mengoptimalkan kebugaran dan meningkatkan kohesi tim.

Secara keseluruhan, hasil 0-2 melawan Como menandakan perlunya penyesuaian taktik dan evaluasi kondisi pemain di Genoa. De Rossi berjanji akan melakukan perbaikan pada lini belakang, memperkuat kehadiran pemain muda seperti Amorim, serta memastikan kebugaran Bijlow dan rekan-rekannya sebelum pertandingan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *