PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 06 Mei 2026 | Bek timnas Indonesia, Shayne Pattynama, menegaskan keyakinannya bahwa Persija Jakarta siap menumbangkan Persib Bandung dalam laga yang dijuluki El Clasico Indonesia. Pertandingan yang akan digelar pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB ini menjadi sorotan utama BRI Super League 2025/2026, mengingat rivalitas historis antara dua klub terbesar di ibukota.
Latihan intensif di Persija Training Ground, Depok, menjadi bukti persiapan matang tim. Dalam sesi latihan yang dihadiri media, Pattynama tampak santai namun fokus. Ia menekankan bahwa dua kemenangan bersih melawan Persis Solo (4-0) dan Persijap Jepara (2-0) memberikan dorongan mental yang signifikan menjelang laga besar.
“Kami berhasil mencatat clean sheet di dua laga terakhir, dan itu sangat penting. Sekarang, kami menantikan El Clasico melawan Persib. Laga yang sangat besar,” ujar Pattynama sambil menambahkan bahwa kualitas, gaya bermain, dan kerja keras menjadi faktor utama untuk meraih tiga poin.
Menurut Pattynama, pengalaman menonton pertemuan pertama musim ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api memberi wawasan berharga. Saat itu, Persija kalah tipis 0-1 ketika ia masih bermain untuk Buriram United di Thailand. “Saya melihat banyak emosi, pertandingan besar, dan persaingan sengit. Persija bermain bagus, namun tidak berhasil menang,” katanya. Pengalaman tersebut membuatnya semakin yakin bahwa Persija dapat membalikkan hasil di pertemuan kedua.
Berikut poin-poin kunci yang disorot Pattynama menjelang pertandingan:
- Kepercayaan diri tinggi: Kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara meningkatkan moral tim.
- Defensif solid: Clean sheet menunjukkan pertahanan yang rapat, terutama lini belakang yang dipimpin oleh Pattynama.
- Strategi ofensif: Tim berencana mengoptimalkan serangan melalui sayap kiri dan kanan, memanfaatkan kecepatan pemain sayap.
- Pengalaman internasional: Pattynama mengandalkan pengalaman bermain di luar negeri untuk mengendalikan tempo pertandingan.
Sementara itu, statistik Persib Bandung menunjukkan dominasi defensif sepanjang musim. Klub dari Bandung belum mengalami kekalahan sejak pekan ke-12, mencatatkan catatan pertahanan paling tangguh di liga. Namun, persaingan poin masih tipis; Persib berada di puncak klasemen dengan 72 poin, sementara Persija menempati posisi ketiga dengan 65 poin.
Pattynama menegaskan bahwa meski Persib unggul secara statistik, Persija tidak akan menganggap remeh lawan. “Kami tahu arti pertandingan ini bagi para suporter. Jika kami menang, kepercayaan diri akan melambung, membantu kami dalam laga berikutnya,” ujarnya.
Latihan terakhir sebelum pertandingan juga menampilkan peningkatan koordinasi tim. Komunikasi antara lini belakang dan gelandang tengah semakin solid, memungkinkan transisi cepat dari bertahan ke menyerang. “Kami sabar mengontrol jalannya pertandingan, komunikasi berjalan baik, dan pertahanan kami sangat kuat,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada taktik, Pattynama juga mengingatkan pentingnya konsistensi selama 90 menit penuh. Ia mengakui adanya momen kehilangan fokus pada laga melawan Persijap, namun bertekad memperbaikinya. “Setelah unggul 1-0, kami sempat tidak menampilkan gaya khas. Kami harus tetap menjaga kontrol dan intensitas sepanjang pertandingan,” jelasnya.
Dengan atmosfer panas yang diprediksi akan menguasai stadion, baik di Stadion Utama Gelora Bung Karno atau di GBK, Pattynama mengajak suporter untuk memberikan dukungan maksimal. Ia percaya energi positif dari tribun dapat menjadi katalisator kemenangan.
Secara keseluruhan, Shayne Pattynama menilai Persija memiliki semua elemen untuk menantang dominasi Persib. Kualitas pemain, persiapan taktis, dan semangat juang menjadi fondasi kuat. Jika semua faktor tersebut bersinergi, Persija berpeluang besar mengamankan tiga poin dan menutup kesenjangan poin dengan pemuncak klasemen.
Jadi, para pecinta sepak bola Indonesia dapat menantikan laga yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga sarat drama dan emosi. El Clasico kali ini bukan sekadar pertarungan tiga poin, melainkan ajang pembuktian harga diri dua raksasa ibukota.
