PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 Agustus 2026 | Aksi demo Jakarta kembali terjadi, kali ini melibatkan mahasiswa dan peternak ayam. Mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Jakarta Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta Pusat.
Mahasiswa mengusung tema utama "Evaluasi Militerisme, Transparansi Tata Kelola Program Nasional, dan Penegakan Akuntabilitas Pemerintah". Mereka menyampaikan aspirasi terkait penyelenggaraan pemerintahan, khususnya kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sementara itu, peternak ayam juga menggelar aksi demonstrasi di sejumlah daerah di penjuru tanah air. Mereka mengeluhkan harga pakan yang tinggi dan harga telur yang anjlok hingga membuat mereka merugi. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman merespons aksi demonstrasi peternak ayam dengan memastikan pemerintah menyiapkan pakan bersubsidi dan membuka penyerapan telur melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di sisi lain, terdapat isu tentang pemblokiran pemberitaan aksi demonstrasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Namun, Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah melarang ataupun membatasi media massa untuk meliput dan memberitakan aksi demonstrasi di Indonesia.
Terpisah dari itu, aksi demo juga terjadi di Pati, Jawa Tengah, yang menolak rencana pembatasan hingga pelarangan hiburan sound horeg. Ratusan warga menggeruduk Pendopo Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, dan menyampaikan keberatan mereka terhadap kebijakan yang dianggap tidak sesuai dengan Surat Edaran Bupati Pati.
Kesimpulan dari semua aksi demo yang terjadi di Jakarta dan daerah lainnya adalah bahwa masyarakat masih memiliki keinginan untuk menyampaikan aspirasi dan keberatan mereka terhadap kebijakan pemerintah. Pemerintah perlu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan untuk menghindari aksi demo yang berpotensi menimbulkan kerusuhan.
