Polisi Buru 2 Pelaku Begal Kurir Astana Anyar, Bandung: Aksi Cepat Tangkap yang Menggemparkan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 05 Mei 2026 | Bandung, 6 Mei 2026 – Satreskrim Polrestabes Bandung bersama Unit Reskrim Polsek Astana Anyar melancarkan operasi intensif untuk menangkap dua pelaku begal kurir Astana Anyar yang masih menjadi buron. Penangkapan ini menjadi sorotan publik setelah aksi keji pada Minggu (3/5/2026) yang melibatkan empat orang begal menargetkan seorang kurir paket di Jalan Maksudi, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astana Anyar.

Menurut Kompol Fetrizal S., Kapolsek Astana Anyar, dua pelaku pertama berhasil diamankan pada Selasa (5/5/2026). Identitas serta alamat mereka sudah diketahui, namun dua pelaku sisanya masih menghilang. “Kami terus melakukan pengejaran, koordinasi dengan unit-unit lain, serta memanfaatkan rekaman CCTV yang berhasil menangkap wajah pelaku,” ujar Fetrizal dalam pesan singkat kepada media.

Baca juga:

Insiden bermula ketika kurir paket sedang berteduh di depan rumah warga karena hujan deras. Empat begal tiba dengan dua sepeda motor, lalu memaksa kurir menghentikan kendaraan. Ketika korban menolak, para pelaku mengeluarkan senjata tajam berupa celurit dan melukai kurir secara brutal. Korban mengalami luka sayatan pada bahu dan lengan, serta harus dirawat di rumah sakit setempat. Barang bawaan kurir, termasuk paket dan motor, masih berada di tangan para pelaku.

Polisi menyebut modus operandi ini mirip dengan kasus begal sadis yang terjadi di Pasuruan pada awal Mei 2026, dimana dua pelaku mengincar wisatawan di Bukit Premium, menggunakan celurit, dan melukai korban hingga memerlukan 18 jahitan. Kasus tersebut menegaskan pola kekerasan yang mengancam keamanan publik di berbagai wilayah Jawa Timur dan Barat.

Dalam upaya penangkapan, Satreskrim Polrestabes Bandung mengerahkan tim penyidik, unit kendaraan bermotor, serta pemantauan melalui kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dua pelaku buron difokuskan pada daerah sekitarnya, dengan memperhatikan jejak kendaraan yang ditinggalkan serta saksi mata yang melihat pergerakan motor melarikan diri.

Baca juga:

Fetrizal menambahkan, “Identitas dan alamat dua tersangka yang masih buron sudah kami dapatkan. Kami berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan penangkapan secepat mungkin, demi menegakkan rasa aman warga Astana Anyar.”

  • Lokasi kejadian: Jalan Maksudi, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astana Anyar, Bandung.
  • Jumlah pelaku: empat orang, dua telah ditangkap, dua masih diburu.
  • Senjata yang digunakan: celurit (sajam).
  • Korban: kurir paket, luka sayatan serius, dirawat di RS setempat.
  • Barang bukti: dua sepeda motor, celurit, pakaian pelaku.

Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari atau saat cuaca buruk yang memaksa pekerja lapangan untuk berhenti di area terbuka. Wali Kota Bandung, melalui kantor Satpol PP, telah menginstruksikan peningkatan patroli dan pemasangan kamera CCTV tambahan di titik-titik rawan.

Kasus begal kurir Astana Anyar menambah daftar panjang kejahatan berbasis kekerasan yang mengancam transportasi logistik di wilayah Jawa Barat. Upaya penegakan hukum yang cepat diharapkan dapat memberikan efek jera, serta memulihkan rasa aman bagi para pekerja kurir yang menjadi tulang punggung distribusi barang di era e‑commerce.

Baca juga:

Dengan dua pelaku yang telah dibekuk dan proses penyidikan yang masih berlangsung, pihak berwenang menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi aksi keji semacam ini. Warga diimbau melaporkan segala indikasi aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib guna mempercepat penangkapan sisa pelaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *