Harga BBM di Bangka Belitung Lebih Mahal, Sementara Kebakaran di Kantor Diskominfo Kukar Diduga Disebabkan Kesal

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 Agustus 2026 | Harga bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Bangka Belitung lebih mahal dibandingkan dengan harga BBM di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Harga BBM nonsubsidi di Bangka Belitung adalah Rp 16.300 per liter untuk Pertamax, Rp 18.700 untuk Pertamax Turbo, Rp 19.100 untuk Dexlite, dan Rp 21.650 untuk Pertamina Dex.

Sementara itu, di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, harga Pertamax adalah Rp 15.950 per liter, Pertamax Turbo Rp 18.300, Pertamax Green 95 Rp 16.600, Dexlite Rp 19.700, dan Pertamina Dex Rp 21.150.

Baca juga:

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti tren harga rata-rata harga minyak dunia serta mempertimbangkan nilai tukar rupiah sesuai ketentuan yang berlaku. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat.

Di lain pihak, kebakaran di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diduga disebabkan oleh kesal seorang pria yang bekerja di kantor tersebut. Pria tersebut, berinisial MFA, diduga sengaja membakar ruang rapat di lantai 3 kantor karena merasa kesal dengan rekan-rekannya yang sering memotret dirinya secara diam-diam dan menjadikannya bahan ejekan.

Baca juga:

Api menghanguskan satu ruang rapat di lantai tiga hingga mengalami kerusakan berat. Meskipun kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Sementara itu, di Kalimantan Tengah, antrean bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah SPBU Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Warga mengeluh karena sudah menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan Pertamax, namun tetap kehabisan stok.

Baca juga:

Pertamina telah memperketat pengawasan distribusi BBM di Kobar dan memastikan kondisi pasokan BBM di Kobar dalam keadaan cukup dan aman. Namun, pihaknya juga sedang melakukan pengawasan distribusi ketat untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan yang berpotensi mengganggu pemerataan BBM kepada masyarakat.

Kondisi ini menunjukkan bahwa harga BBM dan ketersediaan BBM masih menjadi perhatian penting bagi masyarakat. Pemerintah dan Pertamina perlu terus memantau dan mengatur harga BBM serta memastikan ketersediaan BBM yang cukup dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *