PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 24 April 2026 | Persela Lamongan kembali menjadi topik utama dunia sepakbola Indonesia setelah menorehkan hasil imbang 2-2 melawan Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-27 BRI Super League. Pertandingan yang berlangsung di kandang Persela itu tidak hanya menambah poin penting bagi kedua tim, tetapi juga memperlihatkan dinamika klasemen yang semakin ketat.
Skor akhir 2-2 tercipta setelah kedua sisi mencetak dua gol masing-masing. Persela, yang bermain di Stadion Surajaya Lamongan, berhasil memanfaatkan dukungan lokal meski penonton dibatasi oleh aturan keamanan. Persebaya, yang berusaha mengamankan tiga poin di luar kandang, harus puas dengan satu poin tambahan.
Selain laga melawan Persebaya, Stadion Surajaya Lamongan juga menjadi sorotan karena perannya sebagai venue sementara bagi Persiku Kudus dalam pertandingan melawan Deltras Sidoarjo. Ketua Panitia Pelaksana Persela, Mahfud Syafi’i, menjelaskan bahwa Persiku mengajukan surat resmi peminjaman stadion setelah Stadion Wergu Wetan Kudus dinyatakan tidak dapat dipakai karena akan dibongkar untuk renovasi. Pertandingan Persiku vs Deltras dijadwalkan pada 27 April 2026 tanpa kehadiran penonton demi menjaga keamanan.
Stadion Surajaya memang sedang berada di puncak jadwalnya. Persela sendiri dijadwalkan menjamu Barito Putera pada 25 April 2026, satu hari sebelum menampung Persiku. Keberadaan tiga laga dalam rentang tiga hari menuntut kesiapan logistik dan keamanan yang tinggi, terutama mengingat kepolisian Jawa Timur telah dilibatkan dalam rapat koordinasi untuk memastikan kelancaran tiap pertandingan.
Hasil imbang 2-2 Persela vs Persebaya memiliki implikasi signifikan pada klasemen sementara BRI Liga 1. Dengan menambah satu poin, Persela menempati posisi menengah atas, mengurangi jarak dengan zona aman liga. Sementara Persebaya tetap berada di zona pesaing gelar, namun kehilangan peluang tiga poin yang dapat menggerakkan mereka lebih dekat ke puncak.
| Tim | Poin | Main | Menang | Seri | Kalah |
|---|---|---|---|---|---|
| Persela Lamongan | 38 | 22 | 10 | 8 | 4 |
| Persebaya Surabaya | 40 | 22 | 12 | 4 | 6 |
Selain dampak pada klasemen, hasil pertandingan Persela juga berperan dalam dinamika promosi dan degradasi di liga bawah. PSS Sleman, yang berjuang untuk tiket promosi ke Super League, mengandalkan hasil pertandingan Barito Putera melawan Persela pada 25 April. Jika Barito Putera tidak mampu mengalahkan Persela, peluang PSS Sleman untuk mengamankan posisi teratas di Grup 2 akan semakin kuat, mengingat simulasi poin menunjukkan PSS dapat melampaui pesaingnya dengan selisih empat hingga lima poin.
Para suporter Barito Putera bahkan menyuarakan keinginan agar tiga pemain lawan diturunkan dalam laga melawan Persela, menambah bumbu dramatis pada pertandingan yang sudah diprediksi akan berlangsung ketat. Meskipun tidak semua permintaan dapat dipenuhi, tekanan tersebut mencerminkan besarnya harapan tim-tim yang terlibat dalam perebutan tiket promosi.
Secara keseluruhan, pekan ini menegaskan peran strategis Persela Lamongan dalam lanskap kompetisi sepakbola Indonesia. Dari hasil imbang melawan tim besar, hingga menjadi tuan rumah bagi dua tim lain, Persela menunjukkan kapasitas organisasi yang solid serta kontribusi penting terhadap dinamika klasemen dan persaingan promosi.
Ke depannya, Persela harus memaksimalkan setiap poin yang dapat diraih, terutama ketika jadwal menuntut mereka melawan lawan-lawan kuat. Kinerja konsisten di Stadion Surajaya akan menjadi kunci untuk tetap berada di zona aman serta memberikan dukungan taktis bagi tim-tim lain yang bergantung pada hasil mereka.
