PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 26 April 2026 | Jakarta, VIVA – Keluarga Denada kembali menjadi sorotan publik setelah putra sulungnya, Ressa Rizky Rosano, melangsungkan pernikahan kedua dengan seorang perempuan bernama Fita di kampung halamannya, Banyuwangi, Jawa Timur. Acara yang diselenggarakan secara sederhana namun hangat ini menjadi momen penting bagi kedua mempelai serta keluarga besar. Meskipun perayaan berlangsung di Jawa Timur, Denada tidak hadir secara fisik karena agenda pekerjaan yang padat di Jakarta.
Menurut keterangan yang diberikan Denada dalam sebuah wawancara singkat di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, ia telah menyampaikan doa dan dukungan kepada Ressa dan Fita melalui sambungan telepon. “Saya sangat bahagia untuk mereka, dan meski tidak bisa hadir, doa saya selalu menyertai,” ujarnya dengan senyum hangat. Denada menegaskan bahwa hubungan baik antara kedua keluarga telah terjalin sejak lama, sehingga kehadiran fisik bukan menjadi satu‑satunya cara mengekspresikan kebahagiaan.
Denada juga mengungkapkan bahwa ia telah berkomunikasi langsung dengan Fita sebelum pernikahan berlangsung. “Udah sempet kontak‑kontakan dengan Fita, mantu. Udah ngobrol juga,” katanya. Saat diminta menilai kesan pertama terhadap menantu barunya, Denada tidak menyembunyikan kekagumannya. “Cantik banget, aku bilang. Insya Allah sesegera mungkin (bertemu),” tambahnya, menandakan antusiasme untuk bertemu secara langsung di kemudian hari.
Berikut rangkaian singkat acara pernikahan Ressa dan Fita:
- Acara dimulai dengan prosesi adat di rumah keluarga Ressa di Banyuwangi.
- Upacara pernikahan dilaksanakan di balai desa dengan kehadiran kerabat dekat serta tetangga.
- Setelah resepsi, tamu diundang untuk menikmati jamuan tradisional khas Jawa Timur.
Pernikahan kali ini merupakan pernikahan kedua Ressa Rizky Rosano. Ia sebelumnya pernah mengikat janji suci dengan Dini Kurnia pada tahun 2021 atau 2022, yang menghasilkan seorang anak. Namun, pernikahan tersebut berakhir pada tahun 2023 setelah keduanya memutuskan untuk berpisah secara baik‑baik.
Meski perpisahan itu menjadi bagian dari masa lalu, keluarga tetap menjaga silaturahmi yang hangat. Denada menegaskan bahwa hubungan antara mantan istri Ressa dan dirinya tetap bersahabat demi kepentingan anak mereka. “Kita tetap mendoakan yang terbaik untuk semua pihak,” tegasnya.
Berita mengenai ketidakhadiran Denada di pernikahan putranya ini memicu beragam reaksi di media sosial. Sebagian netizen memberikan apresiasi atas sikapnya yang tetap mendukung meski tidak dapat hadir, sementara yang lain mengkritik ketidakhadirannya sebagai kurangnya prioritas keluarga. Namun, Denada menanggapi dengan bijak, “Setiap orang punya tanggung jawab masing‑masing. Yang penting, hati tetap bersatu,” ujar dia.
Tak hanya memberikan dukungan moral, Denada juga mengirimkan hadiah simbolis berupa keranjang buah segar khas Banyuwangi serta paket kue tradisional untuk mengisi perayaan. Hadiah ini diharapkan dapat menambah kebahagiaan pasangan pengantin serta menjadi simbol kehangatan yang terus terjaga meski terpisah jarak.
Ke depan, Denada mengaku berencana untuk mengunjungi Ressa dan Fita di Banyuwangi setelah menyelesaikan agenda pentingnya di Jakarta. “Saya ingin bertemu secara langsung, mengenal lebih dekat Fita, dan menghabiskan waktu bersama keluarga,” ungkapnya dengan harapan dapat mempererat hubungan kekeluargaan.
Dengan latar belakang keluarga yang kuat dan nilai-nilai kebersamaan yang tetap dijaga, pernikahan Ressa Rizky Rosano dengan Fita menjadi contoh bagaimana ikatan keluarga dapat terus tumbuh meski terdapat tantangan geografis dan kesibukan masing‑masing. Keluarga Denada menunjukkan bahwa dukungan emosional tidak harus selalu hadir secara fisik, melainkan juga dapat diwujudkan melalui komunikasi, doa, dan perhatian yang tulus.
Situasi ini juga menjadi refleksi bagi banyak orang bahwa dalam era mobilitas tinggi, kualitas hubungan tidak diukur dari frekuensi kehadiran, melainkan dari kedalaman rasa dan komitmen yang tetap terjaga.
